RMOL.Rumah Tahfidz Kiai Marogan merupakan sentra pemberdayaan anak yatim dhu'afa melalui pendidikan hafalan Al Qur'an. Anak-anak yatim yang mondok di rumah tahfidz ini tidak dipungut biaya sepeser pun. Mereka menimba ilmu di sini secara gratis.

"Anak yatim diasuh dan dibina hingga hafal Al Qur'an 30 Juz," kata Ustadz Masagus Ahmad Fauzan Yayan,  selaku Pengasuh Rumah Tahfiz Kiai Marogan Banyuasin, kepada Rakyat Merdeka Online Sumsel, Selasa (6/10).

Untuk menutupi biaya operasional rumah tahfidz per bulan, menurutnya, pengasuh bersama para santri mengembangkan kreativitas dan usaha. Mereka membuka usaha pempek dan oleh-oleh khas Palembang.

Selengkapnya: Bisnis Pempek Danai Pemondokan Rumah Tahfidz Kiai Marogan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Guna melatih kemandirian santri Rumah Tahfidz, Pengasuh Rumah Rahfidz Kiai Marogan, Mgs HA Fauzan Yayan SQ membuka usaha bisnis dengan merek "Pempek Anna" yang akan dilaunching awal Januari 2016.

"Usaha pempek beku (vakum) tahan lama sebulan sangat cocok untuk oleh-oleh dijadikan paket kiriman. Kita gunakan ikan tenggiri. Macam-macam jenisnya. Ada pempek kecil, adaan, kapal selam, lenjer, tekwan, pangsit, bakso, dan celimpungan. Soal harga terjangkau," ungkap ustadz Yayan, Sabtu (26/12/2015).

Selengkapnya: Ustadz Yayan: Bisnis Pempek Mandirikan Rumah Tahfidz